VoltDB – Sistem Manajemen Database Open Source Masa Depan
VoltDB merupakan sistem database open source masa depan yang telah “lulus” dari beta pekan lalu. Perusahaan ini dipimpin oleh Mike Stonebraker yang merupakan co-founder Postgres dan Ingres mengklaim bahwa produknya sangat scalable dan 45 kali lebih cepat daripada produk database saat ini. VoltDB menargetkan enterprise seperti provider Software-as-a-service(SaaS), pemain pasar keuangan, bisnis online dan organisasi lain yang membutuhnkan sistem dengan volume yang besar dan transaksi yang berkembang dengan cepat. Charles Babcock menulis untuk Information Week membandingkan VoltDB dengan Cassandra, CouchDB, dan MongoDB. Menurut Babcock tidak seperti database non-relasional lain yang tidak didesain untuk sistem transaksional, VoltDB akan memberikan jawaban yang sama untuk setiap query yang ada dan memungkinkan pengembang untuk tetap menggunakan SQL
Beberapa fitur lain diantaranya :
- Data disimpan di memory dan bukan di harddisk untuk troughput maksimal yang mengeliminasi manajemen buffer
- VoltDB mendistribusikan data dan sebuah mesin SQL untuk memproses ke tiap core CPU di cluster server
- Tiap partisi thread tunggal beroperasi secara otonomi yang mengeliminasi kebutuhan untuk locking dan latching
- Data secara otomatis di replikasi untuk intra-cluster high availability, yang mengeliminasi logging
- Kinerja VoltDB dapat di scale out secara linier dengan cara yang sederhana dengan menambahhan server ke cluster
Proyek database lain yang menyimpan data di memory diantaranya TimesTen milik Oracle dan MySQL ketika menggunakan Memcached
Via : ReadWriteWeb
Popularity: 21% [?]
Related posts:
