Hi-Media membeli AdLink Media
Kelompok media online Hi-media yang berbasis di paris mengumumkan akuisisi terhadapa AdLINK media, unit iklan milik AdLINK Internet media (juga perusahaan di balik SEDO dan Affilinet, yang tidak dijual).
Syarat perjanjian penjualan yang cukup kompleks, dari siaran pers :
AdLINK Media is valued at 29.4 million euros and will be transferred to Hi-media net of any cash and of all debt. According to the terms of the agreement protocol, the consideration paid for this transfer will be:– 3,940,000 newly created shares in consideration for a portion of the AdLINK Media shares;
- 795,000 existing shares currently held by the Hi-media Group for the remaining shares of AdLINK Media plus;
- A deferred payment in the form of a vendor loan of 12.2 million euros.This vendor loan, which will end the 30th of June 2011, is repayable in fine and will have an interest rate of 3.7% for the first 12 months and then 5% afterwards. The shares to be held post acquisition by AdLINK AG will be subject to a one year lockup period.
AdLINK Internet Media AG akan menjadi pemilik saham utama Group Hi-Media dengan modal 10,7% bersama investor IDI dan BV Capital, dan akan mengkonsentrasikan operasinya di unit bisnis lain. Menurut informasi di situs webnya, AdLINK media saat ini memiliki kantor pemasaran di 13 megara dan menangani pemasangan iklan di 4000 situs web dan mengklaim dapat meraih 80 juta pengunjung unik diseputar eropa (siaran pers menginformasikan 93 juta pengunjung unik tiap bulan). Karyawannya mencapai 200 orang dan berdasar laporan pendapatannya AdLink Media memiliki penjualan 14,2 juta euro dalam kuartal pertama tahun ini.
Hi media sendiri mempekerjakan 390 orang dan beroperasi di 9 negara : Perancis, Jerman, Swedia, Belgia, Spanyol, Portugal, Cina, Amerika Serikat dan Brazil. Perusahaan ini mengembangkan berbagai layanan publikasi web (lewat Hi-Media Publishing) dan monetisasi pengunjung (lewat Hi-Media Services). Didirikan tahun 1996, Hi-media saat ini mendapat 50 juta pengunjung unik tiap bulan di situs web proprietarynya. Laporan keuangan terakhir menunjukkan bahwa group tersebut memiliki pendapatan 135,7 juta euro pada tahun 2008 dengan pendapatan bersih 10 juta euro.
Via : TechCrunch
Popularity: 4% [?]
blueTunes : mainkan musik di cloud dari desktop anda
blueTunes merupakan situs layanan streaming musik yang memungkinkan anda untuk melakukan streaming kumpulan musik anda yang ada di cloud dari komputer manapun. Kemarin blueTunes meluncurkan aplikasi desktop yang menjadikan situs ini lebih menarik dan dapat menjadi alternatif situs musik lain termasuk iTunes.
Cara kerja blueTunes cukup sederhana, blueTunes akan menscan harddisk anda untuk file musik dan menguploadnya ke server blueTunes agar anda dapat mendengarkan koleksi anda dari mana saja. Tentinya anda harus dapat membuktikan bahwa anda memiliki hak atas musik yang anda miliki. Lebih menarik lagi situs ini hanya akan mengupload lagu yang tidak ada didalam database mereka jadi kalau koleksi anda cukup umum, besar kemungkinan anda tidak perlu mengupload terlalu banyak lagu.
Layanan blueTunes ini memang bukan hal yang baru, layanan ini mirip dengan apa yang dilakukan mp3.com di tahun 2000 yang kemudian mendapat tuntutan dari berbagai major label. Pesaing blueTunes yang juga menawarkan layanan serupa adalah Lala, tetapi lala kelihatannya lebih aman karena memiliki kerjasama dengan major label
Via : TechCrunch
Popularity: 4% [?]
Direktur Marketing baru untuk Yahoo! Eropa
Setelah reshuffle yang dilakukan di tim eksekutif pemasaran Yahoo! dengan ditunjuknya Elisa Steele sebagai CMI, perekrutan Penny Baldwin sebagai Wakil Presiden Senior Pemasaran Global Terintegrasi dan Manajemen Merk, dan promosi Kristof Fahy sebagai Wakil presiden pemasaran internasional, kali ini giliran Yahoo! Eropa untuk mendapat direktur pemasaran baru. James Tipple (ditengah dalam gambar) akan menempati posisi direktur senior pemasaran eropa, menggantikan Fahy, Tipple bergabung dengan Yahoo! pada tahun 2006 dari Vodavone Live! dimana dia menjabat sebagai manajer pemasaran grup.
Picture Courtesy of keely.tauman@flickr
Via : TechCrunch
Popularity: 3% [?]
Investasi Marc Andressen di Talking Points Memo
Setelah Meluncurkan perusahaan venture Andreessen Horowitz, Marc Andreessen melakukan investasi TPM Media yang lebih dikenal dengan blog TalkingPointsMemo. Inevstasi ini tidak begitu besar, antara 500 ribu hingga 1 juta dolar yang dipimpin oleh Andreessen bersama beberapa angel investor lain.
Ini merupakan pendanaan eksternal pertama bagi TPM yang didirikan Marshall pada tahun 2000 setelah penghitungan hasil pemilu presiden. Sebelumnya Marshall mendanai TPM lewat iklan dan tiga event penggalangan dana dari pembaca dimana tiap penggalangan dana itu mendapatkan puluhan ribu dolar. Perusahaan ini sudah menguntungkan dan memiliki 11 karyawan tetap. Jejaring blog TPM memiliki pengunjung unik 1,5 juta dan 15 juta page views menurut Google Analytics, tegas marshall
Via : TechCrunch
Popularity: 1% [?]
TechFuga “Cuti” untuk melakukan pengembangan ulang
Beberapa situs yang dijadikan acuan untuk mencari informasi mengenai teknologi terkini dan acara berkait dengan teknologi antara lain TechCrunch dan TechMeme. TechMeme memang lebih menjadi semacam agregator berita-berita yang ada, dengan algoritma yang solid, techmeme memilihkan berita yang paling panas untuk disajikan kepada anda. Alltop, popurls, dan Digg juga merupakan sumber tambahan yang dapat dijadikan sumber untuk mencari informasi
Situs pesaing TechMeme yang besar kemungkinan menjadi kompetitor kuat adalah TechFuga, situs ini mirip dengan TechMeme tetapi juga menambahkan beberapa fitur tambahan seperti Twitter Search. Louis Gray mengatakan bahwa TechFuga seperti hasil perkawinan Techmeme dengan AllTop sementara Robert Scoble mengatakan bahwa TechFuga menunjukkan techmeme bagaimana melakukan inovasi.
Saat ini Techfuga down, dalam mode maintenance, informasi yang didapatkan dari tweet terakhir techfuga bahwa Joao Azevedo, pendiri techfuga akan mengembangkan ulang platform techfuga. memang agak aneh, kenapa techfuga tidak memilih jalan dengan platform yang ada dan berpindah ketika siap.
Via : TechCrunch
Popularity: 1% [?]
NTT Docomo membeli 35 persen PacketVideo seharga 45,5 juta dolar
NTT DoCoMo, Operator seluler terbesar di jepang melakukan investasi di PacketVideo sebesar $ 45,5 juta, yang merupakan pemasok piranti lunak video untuk divais mobile. Investasi yang sepenuhnya dalam bentuk cash tersebut membuat NTT DoCoMo memiliki 35 persen saham di PacketVideo, yang merupakan bagian dari NextWave Wireless (Perusahaan induk yang memiliki lisensi spektrum wireless di Amerika Serikat yang merencakan menggunakan jaringan Wimax). NextWave mengakuisisi PacketVideo pada tahun 2005 dan saat ini PacketVideo merupakah sumber pendapatan utama induknya.
Pelanggan PacketVideo yang lain termasuk Verizon Wireless, Orange (di perancis), dan T-Mobile.
Via : TechCrunch
Popularity: 2% [?]
Tweetcraft = Twitter + World of Warcraft
Jika anda fans World of Warcraft dan juga pengguna twitter, ada aplikasi klien twitter baru bernama TweetCraft
TweetCraft memungkinkan anda untuk mengirimkan dan menerima Tweet didalam game, sehingga jika anda sedang sibuk bermain dalam sebuah pertarungan WoW, anda bisa menempatkan Tweet diantrian untuk mengirim / membalas pada waktu yang lebih nyaman. Klien ini juga memungkinkan anda untuk melakukan upload didalam game tangkapan layar WoW menggunakan TwitPic dan akan mengirimkan Tweet secara otomatis. Tweetcraft menarik perhatian pendiri Twitter Biz Stone yang juga menulis posting tentang klien Twitter yang satu ini.
Berikut merupakan detail klien dalam video :
Via : TechCrunch
Popularity: 5% [?]
Swoopo melakukan ekspansi ke kanada dan melakukan testing “Buy It Now”
Swoopo merupakan situs belanja hiburan yang berlaku seolah separuh situs lelang dan separuhnya lagi kasino virtual. Sejak diluncurkan akhir tahun 2008 lalu, situs ini telah mendapat pendanaan $ 10 juta yang dimotori oleh August Capital. Hingga saat ini Swoopoo telah memiliki lebih dari dua juta anggota. Baru-baru ini Swooopo meluncurkan portal versi kanada dan juga meluncurkan fitur “Buy it Now” pada situs jerman nya.
Cara kerja swoopo cukup sederhana, anda membeli virtual bids seharga 75 sen, yang dapat anda gunakan untuk menawar barang yang sedang dilelang. Tiap anda melakukan lelang harga barang baik 15 sen dan durasi lelang ditambah 20 detik. Jika lelang berakhir uang 75 sen yang anda gunakan diawal untuk melakukan penawaran tadi tidak akan dikembalikan. Anda bisa mendapatkan barang jauh dibawah harga pasar tetapi potensi anda kehilangan 75 sen juga jauh lebih besar. Swoopo tetap dapat memperoleh keuntungan meskipun harga jual produk dibawah harga pasar (meskipun terkadang harus tombok untuk beberapa transaksi).
Via : TechCrunch
Popularity: 5% [?]
Desain Ulang Wikinvest, akankah menarik perhatian?
Situs keuangan seperti Yahoo! Finance dan Google Finance tidak berubah banyak selama 10 tahun terakhir, ada penambahan quote real-time dan tampilan grafik yang lebih menarik dan interaktif. Tetapi inti dari layanan yang diberikan menggunakan formula yang sama, berikan data sebanyak mungkin bagi investor individual dan biarkan mereka melakukan analisis sendiri. Wikinvest, yang dimulai sebagai situs investasi yang mendasarkan informasi dari keramaian yaitu pemain pasar.
Selama dua tahun terakhir, wikinvest menjadi sumber daya yang dapat diandalkan untuk riset mengenai saham, tetapi beberapa data yang menarik tidak ditampilkan. Desain ulang kali ini mencoba menampatkan data spesifik perusahaan dan industri dihalaman depan. Tiap halaman saham memiliki grafik, metrik kuncu, feed berita, wiki analisis, dan opini dari mengenai kondisi bulls dan bears.
Hal menarik yang ditambahkan adalah untuk tiap metrik yang ditampilkan baik pendapatan, margin operasi, rasio utang-ekuitas dan sebagainya, wikinvest akan memberikan informasi kepada anda apakah angka yang tersaji lebih tinggi, lebih rendah atau rata-rata terhadap industri. Selain itu wikinvest juga menghitung trend untuk pertumbuhan keuntungan dan pertumbuhan pendapatan bersih. Jika anda meletakkan kursor diatas salah satu angka ini, akan muncul grafik mini yang menggambarkan trend dari waktu ke waktu.
Alih-alih menggunakan tag dengan simbol ticker saham, wikinvest menggunakan databasenya sendiri yang terdiri atas 100.000 kata kunci yang berhubungan dengan perusahaan yang berbeda. feed berita yang menampilkan berita utama dan kutipan teks dari 200 sumber terpercaya mulai bloomberg hingga New York Times.
Via : TechCrunch
Popularity: 3% [?]
YouTube XL untuk layar besar
YouTube XL merupakan bagian dari YouTube yang dioptimasi untuk pengguna yang menonton YouTube di layar dengan ukuran besar. Layanan ini dikenalkan oleh YouTube awal bulan lalu.
Selain desain baru yang menawarkan teks ukuran besar dan navigasi yang disederhanakan. YouTube XL menawarkan fitur mainkan kontinu dimana anda bisa mencari topik di YouTube dan menekan “Play” sekali untuk menonton semua video yang ada ditopik tersebut secara sekuensial. Selain itu beralih dari satu video ke video lainnya hanya membutuhkan beberapa klik, dan anda bisa mengontrol aksi dengan remote control yang menggunakan bluetooth, bahkan dengan beberapa handphone.
Dengan Jutaan Video HD diputar setiap harinya, Video Favorit YouTube seperti “Where the hell is Matt?” ke layar besar dalam kualitas HD. Jika anda senang menonton rekaman kuliah online di YouTube, jika anda memiliki layar besar sekarang anda bisa membaca tulisan di papan tulis.
Popularity: 5% [?]
Vizio merilis TV yang mengenal Twitter, Flickr dan Netflix.
Widget dan Gadget merupakan dua trend terbaru di HDTV. Vizio akan melengkapi HDTV yang akan segera dirilis dengan kumpulan aplikasi internet yang menarik dan juga situs streaming video yang membuat Vizio lebih baik daripada TiVo maupun Windows Media Server.
Pemilik Vizio akan bisa menerima stream konten dari Revision3, Showtime, dan pandora secara gratis, sementara disisi lain juga bisa berlangganan ke Vudu, Netflix, Blockbuster OnDemand, Amazon Video On Demand dan Rhapsody. Tidak hanya itu, Vizio juga dapat digunakan untuk mengakses facebook, Twitter, Flickr, dan Yahoo! Widgets Engine.
Konten ini dalah dikontrol dan diatur dengan mudah menggunakan remote Bluetooth yang juga memiliki keyboard QWERTY slide-down. Tertarik?
Via : CrunchGear
Popularity: 2% [?]
Vyoom – Jejaring Sosial berbasis Real-Time
Enam bulan terakhir Real-time mendapat perhatian lebih di kalangan pengguna Internet, Facebook, Friendfeed dan YouTube mencoba mencari jalan untuk mengupdate layanan mereka on the fly dengan hasil yang menarik. Terlepas dari twitter, tidak banyak situs yang dibangun dari awal dengan fokus real-time. 25 Juni 2009, Vyoom diluncurkan dimana layanan ini dibangun dengan dasar pemikiran update berita secara real-time.
Situs ini memiliki tampilan dan perilaku campuran antara twitter dan Facebook. Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu anda untuk melihat aliran informasi dalam jejaring sosial disekitar anda yang selalu terupdate secara konstan mengenai status terbaru yang dikirimkan rekan dalam jejaring anda dan anggota situs lain dalam situs. Aliran Informasi Sosial dibagi menjadi dua, Aliran publik yang menampilkan tiap post update yang dikirimkan ke situs oleh siapapun dan aliran privat, yang hanya menampilkan post yang dikirimkan oleh rekan anda. Seluruh update ditampilkan segera setelah mereka dikirimkan, anda tidak harus merefresh situs atau mengklik “tampilkan update terbaru” dan jika aliran informasi terlalu deras anda bisa mengklik tombol pause.
Apa artinya aliran informasi tanpa pencarian? ya pencarian juga merupakan fitur yang ditawarkan oleh Vyoom. Anda bisa melakukan pencarian dari aliran informasi publik maupun privat. Hal lain yang juga menarik adalah Vyoom memberikan hadiah kepada anda untuk melakukan beberapa hal disitus seperti mengundang rekan untuk bergabung, mengirim pesan, dan lain sebagaiknya, Setelah poin ini terakumulais anda bisa menukarkannya dengan gadget seperti kamera dan PS3. Anda memulai dengan 70.000 poin, mendapat 5000 untuk tiap teman yang anda undang. Tentu untuk dapat menukarkan gadget poin yang anda miliki harus mencapai jutaan.
Persaingan berbagai situs jejaring sosial semakin keras belakangan ini, sangat sulit untuk membidik ceruk spesifik untuk kemudian menjadi generalis yang hanya menjadi situs yang mirip facebook atau MySpace. Mungkin poin yang ditawarkan oleh Vyoom bisa menarik orang untuk mencoba tetapi tentu menjaga agar tidak terlalu mudah tetapi juga tidak terlalu sulit untuk menukarkan poin juga harus dijaga agar situs ini tetap menarik
Via : TechCrunch
Popularity: 3% [?]
Konten Populer
- 100% 10 Wallpaper Keren Terinspirasi Apple
- 31% MP3 Player Terbaik tahun 2010
- 31% [Video] 6 Cara Menggunakan iPad
- 16% Sejarah Twitter dalam Gambar
- 14% Kalibrasi Monitor anda dengan Calibrize
- 13% 10 Video Lucu yang Paling Banyak di tonton di YouTube
- 13% Filter konten porno dengan DNS NAWALA
- 12% Bit versus Bytes
- 10% [Video] Bagaimana Cara Kerja Mesin Fotokopi?
- 10% Mencoba prototype Google minimalis













